Kisah ini berasal dari gadis yang baru berusia 17 tahun yang bernama Ananda Rena Anggraini . Dia adalah anak tunggal dari pengusaha sukses di Jakarta . Namun, kehidupan keluarganya tidak terlalu mewah. Keluarga Rena memang terkenal sebagai keluarga yang rendah hati, dermawan, dan penuh dengan kesedrhanaan .Rena memiliki paras yang sungguh cantik, sifatnya yang baik hati, ramah, tidak sombong, sopan, dan pandai bergaul, sehingga membuat ia memiliki banyak teman, dan tidak sedikit laki-laki yang ingin memilikinya . Dia juga ahli dalam bidang kesenian dan olahraga. Namun sayang, Rena kurang mampu dalam bidang pelajaran. Berikut kisah Rena yang mungkin bisa menjadi pelajaran bagi kita…
Pagi itu , seperti biasa Rena bangun kesiangan lagi . Ia langsung bergegas mandi dan kemudian bersiap untuk berangkat ke sekolah . Setelah selesai ia langsung keluar kamar dan turun ke bawah .
“Rena , buru-buru banget . Ini kan masih jam setengah tujuh . Kamu ga sarapan dulu ?” kata Bunda sambil menyiapkan sarapan
“Aduuuuh bunda… ga sempet nih . Rena aja udah kesiangan banget ini , soalnya hari ini Rena piket .” Jawab Rena sambil memakai sepatunya
“Yasudah , hati-hati ya kamu . Ayah udah nunggu di depan tuh !” Kata bunda sambil memberi bekal kepada Rena
“Iyaaaa bundaku sayang…. Rena berangkat ya bun . Assalamualaikum.” Kata Rena sambil mencium tangan bunda
“Iya.. Waalaikumsalam.” Sahut Bunda sambil menggelengkan kepalanya
Sesampainya di sekolah, Rena keluar dari mobil BMW yang di kendarai oleh ayahnya.
“Ayah…Rena pamit ya ! Daaaa ayah.” Pamit Rena sambil mencium tangan ayahnya
“Kalo belajar yang bener, kamu kan udah kelas 3.” Sahut Ayah
“Oke deh ayahku tercinta. hehe” Jawab Rena
Setelah selesai berpamitan, Rena menuju gerbang sekolah . Lalu pada saat Rena berjalan di koridor sekolah tiba-tiba dari arah belakang ada seorang laki-laki yang menabrak Rena. Bruk.. Rena pun terjatuh.
“Aduuuuh….bisa kali ya jalannya pelan-pelan . Punya mata ga sih ?” Kata Rena sambil menahan rasa sakit
“Ya ampun , maaf ya . Aku ga sengaja. Soalnya aku buru-buru. Kamu ga kenapa-napa kan ?” Tanya laki-laki itu
Rena tertegun dan terpesona saat melihat laki-laki itu…
“Hei.. kamu ga apa-apa kan ?” Tanya laki-laki itu lagi yang membuyarkan lamunan Rena
“Eh iya , aku ga apa-apa kok . hehe” Jawab Rena
“Yaudah , aku duluan ya.” Kata laki-laki itu sambil lari meninggalkan Rena
“Hmm…ganteng juga ya ! Kenapa tadi aku ga langsung ngajak kenalan aja ya ? Ahh..Rena oon banget sih kamu.” Kata Rena dalam hati
Sesampainya dikelas…